Artikel Terbaru

Sukajepang.com, Semua tentang Jepang, berita seru

Jumat, Januari 30, 2015

untuk info berita dan referensi tentang Jepang, kalian semua dapat mengunjungi sukajepang.com yang menyajikan beragam hal tentang jepang. mulai dari makanan, wisata, gaya hidup, info teknologi jepang dan masih banyak lagi. Temukan semua informasi tentang Jepang di sukajepang.com

Selain itu untuk beragam hal menarik seperti foto-foto dan gambar-gambar. Alias semua informasi tentang gambar dapat anda temukan di liataja.com, sebuah blog berisi beragam hal unik yang dikemas dalam gambar-gambar. semua informasinya terdiri dari gambar-gambar dan foto, seperti berita air asia, meme memekumpulan foto selebritis dan profil artis, semua ada di liataja.com. Misalnya saja kumpulan foto Kumpulan Foto Laudiya Cyntia Bella Berjilbab (Cantik Banget)

Dan satu hal lag yang tidak kalah penting yaitu blog yang berisi beragam artikel keren unik dan menarik yang dikems daam tulisan, blog asalasah. Blog tersebut memiliki banyak sekali artikel yang unik dan keren yang bekal menambha wawasan kamu dan tentunya kamu tidak akan bosan karena dapat dengan mudah menemukan berita menarik lainnya. Silahkan kunjungi : asalasah.blogspot.com

Suplemen Menjadi Berbahaya jika Salah Pakai

Kamis, Juni 06, 2013


Suplemen dalam berbagai bentuk untuk memperoleh ”kesempurnaan” tubuh marak beredar di pasaran. Konsumennya tidak hanya atlet, tetapi juga masyarakat umum. Tanpa mengetahui cara penggunaan yang tepat, suplemen bisa dikategorikan doping dan membahayakan tubuh.

Dokter spesialis keolahragaan, Michael Triangto, Senin (6/5) di Jakarta, menjelaskan, suplemen sebenarnya adalah makanan tambahan untuk mengisi kekurangan zat dalam tubuh. Bentuk dan fungsinya beraneka ragam.

”Ada yang berbentuk tablet, kapsul, bubuk seperti susu, dan lain-lain. Fungsinya juga macam-macam, di antaranya untuk memperbesar otot, menurunkan berat badan, dan meningkatkan energi,” ujar Michael.

Menurut Michael, yang berpengalaman menjadi dokter di pelatnas bulu tangkis Indonesia, keinginan memiliki bentuk tubuh indah terjadi di kalangan masyarakat umum. Untuk mempercepat proses tersebut, suplemen menjadi salah satu pilihan.

Namun, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan sebelum suplemen dikonsumsi, salah satunya si pengguna harus memperhatikan kondisi tubuhnya sendiri. Suplemen hanya bisa digunakan seseorang dengan kondisi fisik sehat.


”Mereka yang sakit harus berkonsultasi dahulu dengan dokter karena bisa saja zat dalam suplemen justru memperparah sakitnya,” kata Michael.

Pemakai suplemen juga harus membaca dengan detail petunjuk yang ada dalam kemasan. Michael bahkan menyarankan, pengguna baru sebaiknya mengurangi dosis dari yang disarankan. ”Umumnya, dosis suplemen dalam kemasan adalah untuk konsumen orang Barat yang bertubuh lebih besar dari orang Indonesia. Postur tubuh juga memengaruhi dosis yang semestinya dikonsumsi,” ujar Michael.

Tanpa dosis yang tepat, efek negatif akan muncul pada penggunaan terus-menerus, seperti kebotakan, ginjal dan hati tak berfungsi, serangan jantung, penglihatan terganggu, serta gangguan otak dan syaraf.

Karena itu, penggunaan suplemen akan lebih baik jika didampingi petunjuk dokter. ”Jangan mengikuti petunjuk teman atau saudara yang sudah memakai karena bisa saja efeknya berbeda,” ujar Michael.

Apalagi, seperti diungkapkan dokter olahraga lainnya, Roy Tobing, banyak suplemen pembentuk massa otot yang tidak terdaftar dan tidak memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Para penjual suplemen beralasan, barang dagangan mereka sudah terdaftar di Food and Drug Association Amerika Serikat atau terdaftar di negara maju lainnya.

”Konsumen harus waspada dengan suplemen yang tidak terdaftar di BPOM. Sering kali tidak seluruh kandungan suplemen ditulis dengan jujur. Ada zat anabolic steroid dimasukkan, tetapi tidak ditulis,” kata Roy.

Pemakaian dalam jumlah besar bagi atlet dapat terlihat efek negatifnya dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun. Bagi masyarakat yang tidak rutin menggunakan, efek negatifnya bakal dirasakan dalam 20-30 tahun.

Kepala BPOM Lucky S Slamet mengatakan, pihaknya tidak secara langsung melakukan pengawasan terhadap zat, terutama steroid, yang disalahgunakan. Menurut dia, BPOM hanya melakukan pengawasan terhadap bahan yang boleh dan tidak digunakan dalam suatu produk.

Di dunia olahraga, Lembaga Anti-doping Indonesia (LADI), sebagai kepanjangan tangan Badan Anti-doping Dunia (WADA), berperan penting dalam menjaga sportivitas. Mereka juga harus melindungi atlet dari penggunaan zat terlarang.

Namun, pelaksanaannya ternyata tak mudah. ”Aturan dari WADA sebenarnya sudah jelas. Kekurangan anggaran operasional untuk melaksanakan tugas pengawasan menjadi kendala terbesar lembaga ini,” kata Ketua Umum LADI Dr Dwi Hatmisari Ambarukmi.

Dwi menjelaskan, peran LADI menjadi penting karena bertanggung jawab untuk mengawasi penggunaan zat terlarang dalam daftar WADA. Daftar zat yang selalu diperbarui setiap tahun menjadi pegangan LADI dan laboratorium pengawasan doping di seluruh dunia dalam menentukan sah atau tidaknya prestasi atlet.

Diet Malah Bikin Nafsu Makan Tambah Besar

Rabu, Juni 05, 2013

Seringkali saat kita sedang dalam program penurunan berat badan dengan membatasi asupan makanan, kita justru merasa lebih bernafsu saat melihat makanan-makanan yang tidak sehat. Ternyata fenomena ini lazim dialami oleh mereka yang sedang membatasi kalorinya secara ketat.

Penelitian dari Oregon Research Institute (ORI) menemukan bahwa membatasi jumlah kalori yang dimakan malah akan membuat napsu makan bertambah, terutama untuk makanan yang tidak sehat. Semakin lama Anda membatasi makan, semakin banyak makanan yang Anda makan setelahnya.

Peneliti senior dari ORI Dr. Eric Stice mengatakan, hasil ini unik karena yang pertama menunjukkan pembatasan kalori memiliki dampak pada area otak tertentu sehingga lebih tergoda pada makanan enak.

Stice dan timnya menelaah dua grup remaja yang melakukan diet. Remaja-remaja tersebut mengaku membatasi jumlah konsumsi kalori mereka.

Para peneliti menggunakan paradigma pencitraan otak untuk memonitor aktivitas yang terjadi di dalam otak. Tiga puluh empat peserta yang berada pada grup pertama ditunjukkan beberapa gambar makanan. Hasilnya terdapat lonjakan aktivitas yang nyata pada otak mereka saat diperlihatkan gambar makanan yang enak dibandingkan dengan makanan yang kurang enak.


Sementara itu, grup kedua yang terdiri dari 51 peserta diberikan perlakuan yang sama. Bedanya mereka diberikan kebebasan untuk mengonsumsi milkshake coklat atau cairan tanpa rasa. Hasilnya setelah tiga sampai 22 jam setelahnya, mereka yang meminum milkshake lebih tidak menunjukkan lonjakan di otaknya ketika melihat gambar makanan enak.

"Implikasi dari studi ini sangat jelas, yaitu jika orang ingin mengurangi kelebihan berat badan, akan lebih efektif jika mereka tetap makan makanan yang sehat, rendah lemak dan gula. Bukannya malah tidak makan apapun," ujar Stice.

Studi sebelumnya menunjukkan melewatkan waktu makan dan membatasi asupan kalori dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan. Membatasi kalori artinya membatasi nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam melanjutkan gaya hidup sehat.

Melewatkan makan dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah yang parah, sehingga saat makan selanjutnya, peningkatan gula darah terjadi dengan tiba-tiba. Hal ini berakibat buruk pada kesehatan.

Sumber : health.kompas.com

Bahaya Yang Terkandung Pada Mainan Anak

Minggu, Juni 02, 2013

Mainan Anak yang kini banyak beredar dipasaran kebanyakan adalah mainan yang berasal dari negara China. Seperti yang sudah diketahui bahaya mainan anak yang berasal dari China dapat merugikan bagi kesehatan. Bahan-bahan berbahaya yang ditemukan dalam mainan anak seperti timbal ditemukan lebih dari 80% mainan yang berasal dari China. Bukan hanya zat berbahaya yang tidak terlihat, bahan yang terlihatpun bisa menjadi berbahaya untuk kesehatan anak. Bahan dasar cat yang tidak aman serta mudah mengelupas membuatnya mudah tertelan oleh anak sehingga dapat menggangu kesehatan pencernaan anak.

mainan anak
Bagi orang tua yang sangat memperhatikan kesehatan anaknya pasti merasa was-was terhadap keadaan mainan yang banyak beredar dipasaran saat ini. Sudah banyak penelitian yang dilakukan YLKI tentang keamanan produk mainan dari negara China ini dan ditemukan bahan yang berbahaya bagi kesehatan seperti timbal (Pb), mercuri (Hg), cadmium (Cd) dan chromim (Cr). Bukan hanya mainan yang mengandung timbal, banyak benda lain yang mengandung bahan berbahaya ini seperti crayon, pensil berwarna yang biasa anak-anak pakai untuk menggambar.

Peranan orang tua dalam memilih mainan anak yang aman bagi kesehatan anak-anaknya sangatlah penting. Pemilihan mainan anak yang aman bagi kesehatan anak sangat menunjang untuk keamanannya. Dalam memilih mainan anak perlu diperhatikan bahan dasar pembuatan mainan apakah aman bila digunakan anak kecil. Perhatikan juga label pada kemasan tentang cara penggunaan mainan yang benar. Sekali lagi peran serta orang tua sangat penting untuk perkembangan tumbuh kembang anak, karena mainan diciptakan untuk sarana belajar anak bukan sebagai sumber yang dapat membahayakan kesehatannya.

Mainan asal China memang memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan mainan asal lokal, namun jangan pernah terpengaruh karena harga. Karena kesehatan anak adalah nomor satu yang harus diutamakan. Lebih baik membeli mainan yang harganya sedikit lebih mahal terutama untuk mainan edukatif, dimana yang telah memiliki sertifikat keamanan yang aman digunakan untuk anak-anak. Dengan memilih mainan yang telah memiliki sertifikasi aman, akan membuat anak dapat bermain dengan aman dan orang tua menjadi lebih tenang.

Air Kelapa Muda Bikin Kulit Jadi Bening

Minggu, Juni 02, 2013


Apabila memiliki kulit kusam dan teksturnya kasar, tak perlu buru-buru membeli krim ini itu. Ada cara ampuh yang dapat membuat kulit Anda jadi bening dan mulus.

Adalah air kelapa muda yang dapat memperbaiki tekstur kulit sehingga menjadi lebih lembab dan halus. Mengembalikan kesegaran kulit yang kusam karena berbagai problem kulit.

Selain paparan AC, sinar matahari, debu dan polusi, diet yang salah ternyata juga sangat mempengaruhi penampilan kulit. Karena kurang asupan nutrisi, kulit menjadi kusam dan terlihat tak terawat. Padahal, sudah berbagai macam krim yang dipakai.

Mengatasi hal tersebut, sebenarnya Anda cukup minum air kelapa muda. Penelitian mengatakan bahwa air kelapa muda dapat melembabkan kulit, membuat kulit tampak lebih muda serta segar. Antioksidan dan kandungan cytikinin dalam air kelapa muda mengandung manfaat mencegah penuaan dini. Nutrisinya juga mengembalikan ion-ion pada tubuh, sehingga dapat membuat tubuh yang lelah segar kembali.

Mengonsumsi air kelapa muda sebaiknya tidak perlu ditambah gula lagi. Manisnya air kelapa yang alami sudah cukup menyumbangkan energi bagi tubuh. Menambahkan gula hanya akan meningkatkan jumlah kalori saja dalam tubuh.

NOTE:

* Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, konsumsi air kelapa setidaknya sehari sekali.
* Hendaknya tidak menyimpan air kelapa terlalu lama di dalam botol yang ditutup rapat, karena air dapat berubah menjadi asam dan mengandung gas.
* Simpan air kelapa di lemari pendingin agar terhindar dari serangga dan debu kotoran.

Sumber : m.vemale.com

Inilah Alasan kenapa Buang Angin itu Sehat

Selasa, Mei 28, 2013

Buang angin, membicarakan hal yang satu ini memang masih menjadi hal yang tabu dalam masyarakat, sama halnya saat membicarakan seks. Namun memahami proses buang angin dan manfaatnya bagi kesehatan dari sudut pandang ilmiah sangat penting untuk menjadi pemahaman kita bersama.


Buang angin merupakan proses alami yang terjadi akibat penumpukan gas berlebihan dalam tubuh kita. Gas tersebut berasal dari beberapa sumber, seperti udara yang kita hirup, reaksi dari proses kimia dalam usus, dan dari bakteri yang hidup dalam usus.

Bagaimana Tubuh Memproduksi Gas?
Gas yang keluar saat buang angin terdiri dari berbagai kandungan yang bervariasi. Sebagian berasal dari udara yang kita hirup (oksigen), yang diserap tubuh sebelum masuk ke dalam usus. Pada saat udara tersebut masuk ke usus besar maka yang tersisa adalah nitrogen.

Reaksi kimia yang terjadi antara asam di lambung dan cairan di usus akan menghasilkan karbondioksida, yang juga merupakan produk dari bakteri yang hidup dalam usus. Selain menghasilkan karbondioksida, bakteri juga menghasilkan hidrogen dan metana.

Namun berapa besar jumlah gas yang kita keluarkan juga dipengaruhi beberapa faktor lain seperti apa yang kita makan, berapa banyak udara yang kita hirup, dan jenis bakteri apa yang hidup dalam usus kita.


Apakah Menahan Buang Angin dapat Menyebabkan Penyakit?
Seseorang yang menahan untuk buang angin akan merasakan beberapa keluhan yang tidak nyaman akibat pengingkatan gas dalam tubuh dan pelebaran usus yang menjadi tidak normal. Buang angin yang ditahan dapat menyebabkan seseorang sulit untuk buang air besar.

Selain itu, tertahannya gas di dalam usus akan menyebabkan tekanan di rongga usus. Bahkan tekanan ini akan lebih tinggi daripada tekanan parsial di dalam darah. Akibatnya, gas tersebut akan masuk ke dalam pembuluh darah yang berada di dinding usus, kemudian beredar ke seluruh tubuh.

Dari sudut pandang medis, buang angin menunjukkan adanya aktivitas usus yang baik. Seseorang yang baru menjalani operasi, khususnya operasi yang berhubungan denga organ di dalam perut, perlu menunggu hingga orang yang bersangkutan bisa buang angin sebelum dirinya diperbolehkan untuk makan dan minum. Dalam dunia kedokteran, buang angin bisa menjadi petunjuk bahwa fungsi usus dan organ pencernaan pasien telah berfungsi normal pasca operasi.


Seberapa sering Kita harus Buang Angin ?

750 ml gas perhari atau sekitar 14 kali aktivitas buang angin adalah jumlah rata-rata normal yang terjadi pada setiap orang. Jika kurang atau lebih dari jumlah tersebut bisa jadi Anda mengalami masalah pada gastrointestinal (organ pencernaan).

Mengingat proses pembuangan gas dari dalam tubuh merupakan proses alami yang tidak dapat dicegah, maka yang perlu menjadi perhatian adalah pada etika dalam mengeluarkan gas dari tubuh kita. Buang angin itu penting tapi sebaiknya keluarkan di tempat yang layak dan tidak mengganggu orang di sekitar Anda.

Ternyata Pikiran Negatif Bisa Menular

Rabu, Mei 22, 2013



Faktor lingkungan berperan cukup besar dalam mempengaruhi cara kita menilai serta menyikapi sesuatu. Itu sebabnya menjadi penting untuk berhati-hati memilih lingkungan pertemanan. Sebuah studi baru bahkan mengatakan cara orang sekitar merespon peristiwa yang buruk, baik postif maupun negatif, dapat menular.

Seseorang yang berada dalam masa transisi, misalnya dari masa remaja ke usia dewasa, dinilai lebih gampang dipengaruhi cara berpikir orang di sekitarnya. Studi yang dimuat dalam jurnal Clinical Psychological Science tersebut juga mengatakan, pikiran negatif akan meningkatkan risiko mengalami depresi.

Para peneliti menganalisa pada 103 pasang mahasiswa baru yang menempati kamar yang sama. Di usia tersebut mereka dinilai punya kecenderungan lebih besar tertular pikiran negatif atau yang disebut dengan kerentanan kognitif. Studi menemukan, mereka yang memiliki kerentanan kognitif yang tinggi cenderung untuk mengalami peningkatan risiko depresi.


"Kami menemukan kerentanan kognitif para partisipan studi secara signifikan dipengaruhi oleh teman sekamarnya, begitu pula sebaiknya," tulis para peneliti. Teman sekamar yang terlibat dalam studi ini dipilih secara acak, bukan ditentukan oleh mahasiswa. Hanya tiga bulan setelah mereka tinggal di dalam satu kamar yang sama, penularan ini terjadi.

Para peneliti juga menemukan, mereka yang mengalami peningkatan kerentanan kognitif selama tiga bulan, mengalami tingkat gejala depresi yang meningkat pula. Kenaikan tingkat gejala depresi yang dialami adalah hampir dua kali lipat dibandingkan mereka yang tidak mengalami peningkatan kerentanan kognitif.

Sebelum penelitian ini, para peneliti menganggap kerentanan kognitif tidak banyak berubah setelah seseorang melewati masa remaja awal. Namun temuan baru menunjukkan bahwa saat seseorang ada dalam masa transisi pun dapat mengalami perubahan kerentanan kognitif.

Selain lingkungan, para peneliti mencatat ada faktor lain yang mempengaruhi kerentanan kognitif, yaitu faktor genetika dan biologis.

Sumber : health.kompas.com

Langganan Artikel

Ayo berlangganan artikel terbaru yang akan dikirimkan ke email anda, silahkan masukkan alamat email anda dibawah ini.

© 2013 Sehat dan Cantik. All rights reserved.